[bahasa] Tetap tinggal di rumah. Jaga jarak. Pakai masker dan cuci tangan. Ada banyak hal lain yang kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Imbasnya? Ada banyak yang kehilangan pekerjaan dan mata pencahariannya, berujung kepada merosotnya ekonomi. Jujur, kita gak pernah tau kapan ini akan berakhir, ataupun berapa lama kita akan bertahan. Tapi satu hal yang kita tau pasti, dampak yang sudah terjadi belum pernah kita lihat sebelumnya, terutama di tempat dan kota-kota yang sangat bergantung dengan traveling, seperti Bali.

Bisa dibilang kalau industri pariwisata Bali mungkin sudah mengalami pukulan berat sejak Maret 2020, terbukti dengan jumlah pengunjung yang menurun drastis. Terkejut aku di hari pertama tiba di Bali. Banyak tempat-tempat yang bergantung dengan wisatawan seperti cafe, resto dan hiburan, tutup untuk sementara waktu dan bahkan permanen. Untungnya, sejak awal Agustus 2020, wisatawan lokal dipersilahkan masuk dan Bali kembali bangkit perlahan-lahan. Lalu bagaimana mereka yang terdampar dan memutuskan untuk tinggal di Bali selama pandemi ini? Ternyata pengalaman itu gak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, Bali dianggap lebih aman daripada kebanyakan tempat lain. Maka dari itu, di tulisan kali ini aku mau berbagi pengalamanku bekerja dari rumah di Bali sejak 1 bulan yang lalu (Working from home in Bali).

Ada beberapa aspek utama yang aku pikir mengapa pindah ke dan bekerja dari Bali bisa masuk akal selama pandemi ini.

People.

Sudah pernah bertemu dengan orang Bali asli? Nah kalau belum, cobalah. Mungkin kamu akan terkejut. Sudah satu bulan ini aku bertemu dan berinteraksi dengan mereka. Satu hal yang bisa aku katakan adalah orang Bali sangat ramah dan welcome. Mereka tidak segan-segan untuk membantumu selama mereka mampu dan bisa. Aku masih mengingat jelas detik-detik dimana aku dibantu oleh warga Ubud saat aku mengalami kecelakaan kecil 2 minggu lalu. Mereka tidak menghakimi, mereka justru membantu. Bahkan, aku dibelikan obat untuk mengobati luka dan diantarkan ke rumah sakit terdekat. Mereka sangat mengagumkan.

Location.

Bali mempunyai lokasi yang sangat strategis, sangat dekat kemana-mana. Mulai dari NTB, NTT hingga Jawa Timur dan Lombok. Tidak hanya lokasi, destinasi wisata di Bali pun bisa dikategorikan salah satu yang terbaik di Indonesia, bahkan dunia. Sudah sejak hari pertama aku tiba di Bali, masih banyak sekali lokasi dan destinasi yang belum aku kunjungi. Tidak ada habisnya. 

Quality of life.

Indikator kualitas hidup yang baik mungkin relatif. Tapi bagiku, kualitas hidup yang baik adalah ketika kamu bisa bekerja sekaligus menjalani passion dan hobimu (atau work life balance). Sudah sejak 3 bulan ini, aku memulai traveling selama akhir pekan dan sekarang tidak melihat waktu, mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah aku kunjungi. Belum tentu aku bisa traveling seperti ini selama di Jakarta, yakan? Dan yang terpenting adalah banyaknya daerah hijau dan alam yang bisa menambah kualitas hidupmu. Jadi kamu nggak terus-terusan kena polusi udara seperti di Jakarta.

Cheaper Accommodation or Cost Living, perhaps.

Satu aspek tambahan yang mungkin bisa kamu pertimbangkan adalah akomodasi yang lebih murah selama pandemi ini. Ada banyak sekali akomodasi yang menawarkan harga spesial, mulai dari kost, hotel bulanan hingga villa. Selain akomodasi, biaya hidup kamu juga mungkin lebih rendah dikarenakan kamu mungkin pergi dan makan di tempat yang relatif lebih terjangkau dan menghindari tempat-tempat indoor.

The question is, caranya bagaimana?

Sebelum masuk ke akomodasi apa dan lain-lain. Hal pertama yang harus kamu ubah adalah cara kamu memandang hal ini. Bekerja dari rumah di Bali berarti memindahkan diri ke Bali untuk bekerja, bukan liburan. Tentu lifestyle kamu juga harus berubah. Ada banyak sekali teman bertanya-tanya, berapa banyak yang aku habiskan selama berada di Bali? Jauh lebih besar dari kota Jakarta? Belum tentu. Semua tergantung mindset. 

Sangat sederhana bukan? Contoh yang paling sederhana adalah ketika kita memilih akomodasi dan makan. Ketika kamu traveling, kamu akan tinggal di hotel bagus dan membayar harian. Tapi di saat kamu tinggal, kamu akan menyewa kost/kamar/villa murah secara bulanan. Di saat kamu traveling, kamu mungkin akan makan di cafe dan resto sepanjang perjalanan Tapi di saat kamu tinggal, kamu akan menggunakan jasa pengiriman online, makan di warung dan hanya beberapa kali makan di tempat mewah atau cafe. Gampang kan?

Kalau kamu pengen punya informasi lebih lanjut dan berpikir untuk pindah atau bekerja dari Bali untuk sementara waktu, just reach me out through Instagram @Adhiwang

1 komentar:

  1. Inspiring. Aku juga tinggal di Bali tapi masih bingung harus gimana untuk hidup, dimasa sulit ini khususnya, mungkin bisa dibuat tips and tricksnya apa yang bisa di lakukan di Bali dari Bali. Thanks!

    BalasHapus